Korem 044/Gapo Bersama Pemprov Sumsel Laksanakan Gerak Tanam Hadapi El Nino di 17 Kabupaten Kota

Oplus_131072

Palembang Sriwijayapertama.net – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional menghadapi dampak perubahan iklim dan ancaman El Nino, dilaksanakan kegiatan Pencanangan Gerakan Tanam Menyongsong El Nino di Lokasi Cetak Sawah di Desa Cahya Bumi Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru, Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud dan Bupati OKI, H Muchendi Mahzareki.

Selain itu juga dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Sumsel, Forkopimda Kabupaten, OPD Kabupaten OKI, jajaran TNI-Polri, penyuluh pertanian dan kelompok tani dari berbagai kabupaten/kota di Sumsel.

Dalam sambutannya, Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Khabib Mahfud menegaskan bahwa kegiatan gerakan tanam serentak ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah potensi kekeringan akibat El Nino.

“Dalam kesempatan ini kami laporkan bahwa pelaksanaan gerakan tanam serentak di 17 kabupaten/kota dengan total target luas tanam mencapai 51,75 hektare yang tersebar di berbagai lokasi cetak sawah, optimalisasi lahan (opla), reguler, dan CSR,” ucapnya.

Ia ungkapkan, 17 Kabupaten Kota se-Sumsel yang menjadi lokasi gerakan tanam tersebut yaitu Kabupaten OKI, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, OI, Lahat, Empat Lawang, PALI, Muara Enim, Banyuasin, Muba, Musi Rawas, Muratara, Kota Palembang, Prabumulih, Lubuk Linggau dan Pagar Alam.

“Beberapa Varietas unggulan padi yang ditanam dalam gerakan tanam tersebut yaitu Inpari 32, Inpari 47, Inpari 48, Inpari 50 Marem, Ciherang, Mekongga, hingga Inpago 13 Fortiz,” ungkapnya Danrem.

Lanjut Jenderal Bintang Satu ini tegaskan bahwa TNI Angkatan Darat, khususnya Korem 044/Gapo, berkomitmen mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengawalan kegiatan pertanaman di lokasi cetak sawah maupun optimalisasi lahan, sekaligus mendukung penyelesaian program cetak sawah tahun 2025 agar berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Oleh karena itu, keberhasilan sektor pertanian bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petani semata, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut dia terangkan sebagai langkah konkret menghadapi El Nino, Korem 044/Gapo bersama stakeholder terkait melaksanakan sejumlah upaya strategis, antara lain identifikasi lahan rawan kekeringan berbasis data dan satelit, pengadaan serta distribusi pompa air di daerah terdampak kekeringan, pelaksanaan Gerakan Percepatan Tanam (Gertam), penetapan wilayah sentra produksi prioritas, hingga monitoring harian dan mingguan progres tanam.

Danrem juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, penyuluh, TNI-Polri, dan kelompok tani untuk terus memperkuat sinergi dan semangat gotong royong dalam memanfaatkan potensi lahan secara optimal guna mewujudkan Sumsel sebagai daerah penyangga pangan nasional.

“Kegiatan pencanangan gerakan tanam ini kita harapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas produksi pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Sumsel,” tutupnya Danrem 044/Gapo (Ril/Iin P).

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *