Sriwijayapertama.net Palembang – menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya sampah yang menumpuk di saluran air, Plt Camat Seberang Ulu Dua (SU2) merespon cepat dan langsung meninjau lokasi tersebut, Jum’at (2/10/2026).
Saluran air tersebut berlokasi di Gang Bakti Samping Pemakaman Umum Guba, RT.24 RW.09, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU2, Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Kunjungan tersebut disambut baik oleh pihak kelurahan, Ketua RW.09, Bethel Peovilin bersama beberapa warga sekitar. Hal ini menjadi momentum sangat penting, karena lokasi yang menjadi sorotan publik tersebut ditinjau langsung oleh Camat SU2 Kota Palembang.
Plt Camat SU2, Oscar SSos Masi mengatakan bahwa membenarkan adanya sampah yang menumpuk disaluran air, yang mengalir dari pemukiman warga RT 37 dan RT 24 dan bermuara di Sungai Musi.
“Setelah kami meninjau dan mengecek lapangan langsung, terlihat tumpukan sampah diduga berasal dari warga sekitar. Saluran air tersebut dari pemukiman warga mengalir ke Sungai Musi,” katanya.
Ia ungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan melaksanakan kegiatan gotong royong bersama warga sekitar dan akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak instansi terkait yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang.
“Dalam hal ini, warga sekitar bersama jajaran Kelurahan Tangga Takat sangat mendukung dengan rencana kegiatan gotong royong tersebut,” ungkapnya Oscar.
Lanjut Oscar terangkan bahwa kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan, merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang yang rutin dilaksanakan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian kota.
“Melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan dari sampah, sama halnya kita mendukung program unggulan Pemkot Palembang dibawah kepemimpinan Walikota, Drs H Ratu Dewa MSi,” terangnya.
Lebih lanjut dia sampaikan bahwa hal wajib yang harus dilakukan warga sekitar jangan membuang sampah sembarangan, karena drainase tersebut, bukan tempat pembuangan sampah.
“Sebentar lagi akan memasuki musim hujan, jika sampah tersebut dibersihkan, maka air akan mengalir dan jika tidak kita bersihkan, akan menghambat air mengalir, sehingga akan menyebabkan banjir,” jelasnya.
“Rencana kegiatan royong tersebut akan dilaksanakan pada, Minggu (11/10/2026) mendatang,” tutupnya Oscar (Iin F).
![]()












