KDMP Dibangun di Lingkungan Sekolah, Warga Ujung Tanjung Desak Pemerintah Desa Kaji Ulang Lokasi

Banyuasin, Sriwijayapertama.net — Penolakan keras datang dari warga Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, terhadap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang memanfaatkan Lingkungan SDN 3 Banyuasin III sebagai lokasi proyek. Warga menilai pembangunan tersebut dilakukan tanpa musyawarah dan sosialisasi yang melibatkan masyarakat Serta Pihak-Pihak sekolah.

Yang Jadi pertanyaan Kami adalah desa ujung tanjung itu masih banyak memiliki lahan kosong apa lagi ada beberapa bagunan Gedung yang hari ini mati dan tidak bisa digunankan lagi, mengapa itu saja yang di manfaatkan,

“Kami sama sekali tidak menolak Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) ini merupakan inisiatif strategis pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk memberdayakan dan memperkuat ekonomi masyarakat desa berbasis gotong,Tapi solusinya dan cara penempatan tolong dimusyawarahkan dengan masyarakat,” ungkap Idrus Dtanjung, salah seorang tokoh Pemuda Banyuasin sekaligus putra desa ujung tajung, Kamis 11 Juni 2026.

Menurut Idrus Dtanjung, warga menolak pembangunan KDMP Karena di area pusat kenyamanan belajar, mengurangi ruang bermain siswa, serta menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan dan rusaknya fasilitas sekolah kegiatan masyarakat dan sarana olahraga. Lokasi tersebut, bukan milik pribadi maupaun, keluarga dan kelompok,

“Kami sepakat untuk menolak keras adanya pembangunan KDMP di Lingkungan Sekolah apa lagi sering digunakan lapangan sarana olahraga bagi anak-anak mudah desa ujung tanjung , jangan rampas hak mereka,dan jangan dibunuh Kreasifitas anak mudah. yang menyangkut hajat orang banyak,”
Kalau memang tidak ada lahan lagi kementerian koperasi sudah memebrikan skema Fleksibel supaya pembangunan itu tetap berjalan melalui.
Satu Optimalisasi aset desa, artinya memanfaatkan balai desa yang ada, pasar desa, atau lahan tidur milik pemerintah desa. Terus yang kedua Kerja sama antara desa melakaukan Gotong royong dan sinergi dengan desa tetangan yang memiliki kelebihan lahan untuk lokasi pembangunan Koprasi Desa Merah Putih.

Dan sepndek pengetahuan kami solusi yang disarankan oleh kementrian koprasi satupun tidak dilaukan oleh pemerintah desa.ini kan menjadi pertanyaan besar, apakah pemerintah desa malas berpikir atau ada hal lain yang di balik layar, kami menduga pemerintah desa sudah menerima Fee pembgunan.
Kami Menilai Pemerintah desa Khusunya Kepala desa sepertinya tidak melibatkan Anggota BPD,serta tokoh masyarakat. Tokoh Pemuda. untuk dimusyawarahkan Sehinga kami anggap Kisru.

“kalau memang Pemerintah desa sudah bermusyawara Kami mempertanyakan hasil berita acara dan hasil kesepakatan,Keputusan musyawarah terkait pembangunan Koprasi Desa Merah Putih yang berlokasi di Lingkungan Sekolah (SDN 3 Banyuasin III ),pungkasnya. Idrus

Menanggapi pembangun KDMP yang bergeser kapasilitas pendidikan (SD Negri 3 Banyuasin III Banyak mendapat respon keras dari Cendekiawan ujung tanjung, Sebagai bentuk protes Kami, apabila Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tetap dipakasakan dibangun dalam Lingkungan Sekolah kami akan menggelar aksi demonstrasi di depan kantor desa dan ini akan menimbulkan gejolak besar sehinga kami meminta Kepala Desa Ujung Tanjung segera Mundur dari Jabatannya, yang di Anggap GAGAL memimpin Desa Ujung Tanjung, serta krisis kepercayaan terhadap kepala desa ,

Catatan Keras buat Pemerintah desa Ujung Tanjung kalau ada apa-apa itu harus di Musyawarahkan, bersama Stakeholder yang ada didesa sehinga tidak menimbulkan kegaduhan.

*Warning* pemerintah Kab.Banyuasin untuk tidak gegabah dalam memutuskan masalah perizinan untuk pembanbunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)

 

Editor ;ida

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *