Pali  

Mantan Bupati Muara Enim dan Musi Rawas H. Nang Ali Solichin Tutup Usia, Dimakamkan di PALI

PALI –  Sriwijayapertama.net- Dunia politik dan pemerintahan di Sumatera Selatan kembali berduka. Mantan Bupati Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Musi Rawas, H. Nang Ali Solichin, meninggal dunia di RS Siti Khodijah Palembang, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 21:.00 WIB. Almarhum juga dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam perjuangan pemekaran Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, jenazah almarhum akan diberangkatkan ke Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, pada Sabtu (25/7/2026) dini hari. Almarhum rencananya dimakamkan di desa tersebut usai salat Zuhur.

Kepergian H. Nang Ali Solichin mendapat perhatian dan duka mendalam dari berbagai kalangan, termasuk Praktisi Hukum sekaligus Tokoh Pemuda Kabupaten PALI, Puput Warsono, SH. Menurutnya, almarhum bukan hanya sosok pemimpin daerah, tetapi juga pribadi yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan hidupnya.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Dengan hati yang sangat berduka saya, Puput Warsono, SH, menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya Ayahanda H. Nang Ali Solichin,” ujar Puput.

Puput mengungkapkan, kedekatannya dengan almarhum terjalin bukan hanya dalam hubungan keluarga, tetapi juga sebagai guru dan mentor yang banyak memberikan pelajaran tentang kepemimpinan.

“Bagi saya pribadi, beliau bukan hanya seorang pemimpin besar. Beliau adalah guru, mentor politik, dan sekaligus mertua. Banyak ilmu, nilai kepemimpinan, dan keteladanan yang saya dapatkan langsung dari beliau,” katanya.

Ia menambahkan, sosok H. Nang Ali Solichin telah mengajarkan pentingnya pengabdian kepada masyarakat, etika dalam berpolitik, serta tanggung jawab sebagai pemimpin daerah.

“Beliau mengajarkan saya tentang arti mengabdi untuk rakyat, tentang politik yang beradab, dan tentang tanggung jawab seorang pemimpin daerah. Jasa dan bimbingan beliau tidak akan pernah saya lupakan,” ucapnya.

Dalam perjalanan kariernya, H. Nang Ali Solichin pernah menjabat sebagai Bupati Muara Enim periode 1985-1990, kemudian dipercaya menjadi Bupati Musi Rawas periode 1990-1995. Setelah itu, ia juga mengemban amanah sebagai Pembantu Gubernur Wilayah II Bangka Belitung selama tiga tahun. Selain kiprahnya di pemerintahan, almarhum dikenang sebagai salah satu tokoh yang ikut memperjuangkan lahirnya Kabupaten PALI.

Menutup pernyataannya, Puput berharap seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

“Saya yakin kepergian beliau adalah kehilangan besar bukan hanya untuk keluarga, tetapi juga untuk Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Musi Rawas, dan kita semua di Bumi Serapat Serasan ini. Semoga Allah SWT melapangkan kubur beliau, menerima segala amal ibadahnya, dan menempatkan beliau di Jannatun Na’im. Selamat jalan Ayahanda. Kami akan melanjutkan perjuangan dan nilai-nilai baik yang Ayahanda ajarkan,” tutupnya.

(Usm)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *