Sriwijayapertama.net Palembang — Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Perencanaan Umum dan Anggaran Tahun 2026 di Ballroom Hotel The Zuri Radial Palembang, Selasa (21/72026).
Dalam Rakernis tersebut, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, transparan, inklusif, dan berorientasi kepada masyarakat, Polda Sumsel memberikan penghargaan kepada jajaran Polres terbaik dalam Kompetisi Optimalisasi Inovasi Pelayanan Publik (KOIPP) Tahun Anggaran (TA) 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam mendukung reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengawal implementasi Program Presisi Kapolri yang selaras dengan program prioritas Presiden Republik Indonesia.
Waka Polda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, yang menyaksikan penyerahan penghargaan tersebut, mengatakan bahwa KOIPP diselenggarakan untuk mendorong seluruh satuan kewilayahan terus menghadirkan berbagai terobosan pelayanan yang memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Melalui evaluasi yang dilakukan secara objektif dan berkelanjutan, setiap satuan didorong meningkatkan kualitas pelayanan yang profesional, akuntabel, mudah diakses, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan efektif,” katanya.
Menurutnya, hasil penilaian menetapkan Polres OKU Selatan sebagai Juara Umum KOIPP Jajaran Polda Sumsel TA 2026, menjadi bukti atas keberhasilan dalam mengembangkan berbagai inovasi pelayanan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan kepolisian di wilayahnya.
Ia sampaikan bahwa secara keseluruhan, kualitas pelayanan publik di jajaran Polda Sumsel juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hingga TA 2026 tercatat sebanyak 10 Polres berhasil memperoleh kategori Pelayanan Sangat Baik, sementara 7 Polres meraih predikat Pelayanan Prima.
“Pencapaian tersebut mencerminkan keberhasilan transformasi pelayanan publik yang terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh jajaran Polda Sumsel,” ujarnya Wakapolda.
Lanjut Wakapolda terangkan bahwa Penilaian kompetisi dilakukan terhadap lima fungsi pelayanan utama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat yaitu Lalu Lintas, Reserse Kriminal, Intelkam, SPKT dan PPA/PPO.
Pada Fungsi Lalu Lintas, Juara I diraih Polres OKI, Juara II Polres OKU Selatan, dan Juara III Polres Prabumulih. Pada Fungsi Reserse Kriminal, Juara I diraih Polres Prabumulih, disusul Polres OKI dan Polres Empat Lawang.
Sementara itu, Polres OKU Selatan mendominasi tiga kategori lainnya dengan meraih Juara I pada Fungsi Intelkam, Fungsi SPKT, serta Fungsi PPA/PPO.
“Seluruh proses penilaian dilaksanakan oleh Biro Perencanaan Polda Sumsel berdasarkan indikator pelayanan publik yang objektif, terukur, dan akuntabel,” terangnya.
Keberhasilan tersebut diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri melalui pelayanan yang semakin profesional, humanis, responsif, serta ramah terhadap seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.
“Inovasi pelayanan publik juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat yang mendukung pertumbuhan ekonomi serta pembangunan daerah,” jelasnya Wakapolda.
Lebih lanjut Waka Polda menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar seluruh jajaran terus menghadirkan inovasi pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
“Pelayanan publik yang berkualitas merupakan bagian penting dari upaya Polri mendukung program prioritas pemerintah serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tambahnya.
Sementara Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH, mengatakan bahwa kompetisi inovasi pelayanan publik menjadi salah satu instrumen penting dalam mempercepat transformasi pelayanan kepolisian yang modern, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Melalui inovasi yang berkelanjutan, kami ingin memastikan seluruh pelayanan kepolisian di jajaran Polda Sumsel semakin mudah diakses, transparan, cepat, dan memberikan kepastian kepada masyarakat. Transformasi pelayanan publik merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi untuk mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Terakhir dia sampaikan bahwa Polda Sumsel akan terus mendorong seluruh jajaran untuk meningkatkan kualitas inovasi pelayanan publik sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi Polri.
“Langkah tersebut merupakan komitmen nyata Polda Sumsel dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, dan terpercaya guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mendukung keberhasilan program pembangunan nasional,” tutupnya Nandang (Ril/Iin P).
![]()












