Pelayanan Dinsos Lampung Utara Dinilai Tidak Ada Kebijakan dan Toleransi

Lampung Utara ||SriwijayaPertama.net – Pelayanan BPJS di lingkungan Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara dikeluhkan warga. Seorang pasien operasi mata berinisial AR (57) mengaku kecewa karena BPJS miliknya tiba-tiba tidak aktif saat hendak melakukan kontrol rutin di Rumah Sakit Handayani.

Menurut keterangan keluarga pasien, AR biasanya menjalani kontrol setiap dua minggu sekali. Namun pada

Rabu, 13 Mei 2026, setelah menunggu antrean cukup lama di rumah sakit, pihak operator pendaftaran menyampaikan bahwa BPJS pasien sudah tidak aktif.
“Pasien sudah jauh-jauh datang, mengeluarkan biaya perjalanan, dan menunggu antrean berjam-jam. Tetapi saat dipanggil ke ruang pendaftaran ternyata BPJS tidak aktif,” ujar pihak keluarga.
Pihak rumah sakit kemudian menyarankan agar pasien menghubungi Dinas Sosial Lampung Utara untuk meminta penjelasan terkait status kepesertaan BPJS tersebut.

Setelah tiba di kantor Dinas Sosial, pasien mendapati sebagian pegawai sedang beristirahat dan Kepala Dinas disebut sedang tidak berada di tempat. Usai jam istirahat, pasien kemudian menanyakan alasan BPJS miliknya tidak aktif.
Berdasarkan penjelasan salah satu pegawai Dinsos, BPJS pasien dinonaktifkan karena status “PW” atau pekerja paruh waktu.
Pihak Dinsos menyarankan agar pasien meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kantor desa untuk kemudian diajukan bantuan dari pemerintah daerah.

Namun keluarga pasien mengaku kecewa dengan penjelasan tersebut. Pasalnya, saat itu pasien hanya ingin mengambil obat dan bukan menjalani rawat inap.

“Pasien memohon agar hari itu saja bisa dibantu karena hanya mengambil obat, bukan berobat inap. Tetapi tetap diarahkan mengurus SKTM,” ungkapnya.

Keluarga pasien juga mempertanyakan kebijakan tersebut karena menurut mereka masih ada warga lain dengan kondisi serupa yang BPJS-nya tetap aktif dan mendapatkan bantuan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara belum memberikan konfirmasi resmi terkait keluhan tersebut.(Arson)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *