Sriwijayapertama.net Palembang – Beberapa Bulan yang lalu Sriwijaya Corruption Watch (SCW) sambangi Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI) untuk melaporkan PT Odira Energy Karang Agung (OEKA) terkait dugaan skandal sisip air.
PT OEKA merupakan salah satu perusahaan yang bermitra atau bekerja sama dengan Pertamina yang berstatus sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dibawah pengawasan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
Terkait dengan laporan SCW yang diterima oleh Kejagung RI Nomor : R–354/K.3/KPH.4/05/2026 secara resmi telah dilimpahkan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) berdasarkan surat nomor : R-2169A/F.6/Fo.2/08/2026.
Terkait dengan adanya dugaan skandal sisip air ini, menjadi sorotan publik, oleh karena itu pihak SCW akan mengawal dan mendesak pihak Aparatur Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas dan transparans atas laporan tersebut.
Dalam hal ini, Achmad Hidayatullah selaku Korlap dari pihak SCW pada saat pelaporan skandal dugaan sisip air tersebut, mengatakan bahwa pihaknya memiliki data yang otentik dan didukung oleh saksi yang siap dihadirkan.
“Atas temuan-temuan tersebut, SCW mengambil sikap melakukan aksi demo di depan Kantor Kejagung RI yang dipimpin langsung oleh Direktur Eksekutif SCW, M Sanusi SH MH,” ujarnya.
Lanjut ia ungkapkan bahwa sebelum Kejagung RI menerbitkan Surat Pelimpahan ke Kejati Sumsel, atas laporan SCW tersebut, SKK Migas Perwakilan Sumbagsel sudah menerima audiensi dari pihak SCW.
“Dalam audiensi tersebut, Anto salah satu petinggi SKK Migas, berjanji akan berupaya untuk melaporkan kepada pimpinan dan mempertemukan antara pihak SCW dan Pihak PT OEKA,” ungkapnya Hidayat.
Lebih lanjut Hidayat beberkan bahwa hingga saat ini, sampai dengan terbitnya surat pelimpahan dari Kejagung tersebut, janji dari pihak SKK Migas belum ada tindak lanjutnya dan berupaya menghindar.
“Kami berharap pihak SKK Migas dan PT.OEKA segera memberikan penjelasan terkait dengan skandal dugaan sisip air ini, agar persoalan ini, tidak menjadi spekulasi di masyarakat,” pintanya.
Terkait dengan hal ini, para awak media sudah berupaya untuk konfirmasi langsung dengan pihak SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, namun belum ada yang bisa memberikan keterangan. (Ril/Iin F).
![]()












