Lampung Utara| SriwijayaPertama.net – Program MBG Cempaka Putih kembali menjadi sorotan setelah sejumlah keluhan muncul dari pihak sekolah terkait kualitas dan ketepatan distribusi makanan.
Kritikan kali ini datang dari SD Negeri 01 di Kecamatan Sungkai Jaya, Kabupaten Lampung Utara, yang melaporkan adanya penyajian buah tidak layak konsumsi serta ketidaksesuaian menu dengan jadwal yang telah ditentukan.
Menurut keterangan dari pihak sekolah, kasus ini bukan yang pertama terjadi. Sebelumnya. MBG Cempaka Putih juga sempat dikeluhkan karena mengirim semangka dalam kondisi busuk dan merah muda yang menandakan semangka masih mentah terlambat distribusi makanan ke sekolah.
Kini, permasalahan serupa kembali terulang dengan ditemukannya apel busuk dalam paket makanan yang diberikan kepada siswa.
Tak hanya itu, pihak guru dan murid juga mempertanyakan tidak adanya susu yang seharusnya dibagikan dua kali dalam satu minggu sesuai jadwal.
Padahal, dalam rapat sebelumnya antara pihak sekolah dan pengelola MBG, telah disepakati bahwa susu menjadi bagian rutin dari menu mingguan.
“Kami mempertanyakan ke mana susu yang seharusnya diberikan. Karena dalam jadwal jelas ada, bahkan sudah disampaikan saat rapat bahwa dalam satu minggu ada dua kali pembagian susu,” ujar salah satu perwakilan sekolah, Rabu (9/4/2026).
Saat dikonfirmasi kepada petugas transportasi yang mengantarkan makanan, pihak tersebut menyatakan bahwa mereka hanya bertugas sebagai pengantar. “Kami hanya mengantar. Kalau ada komplain, silakan langsung ke pihak dapur,” ujarnya.
Kejadian ini menambah daftar panjang keluhan terhadap pelaksanaan program MBG Cempaka Putih. Pihak sekolah berharap ada evaluasi serius dari pengelola agar kualitas makanan yang diberikan kepada siswa dapat terjamin, serta distribusi sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola dapur MBG terkait keluhan tersebut. (Ars/Ags)
![]()












