BANYUASIN,SRIWIJAYAPERTAMA.NET – Menjelang pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyuasin, Persatuan Mahasiswa Banyuasin (PMB) berharap seluruh kandidat dapat mengedepankan gagasan, visi, dan komitmen nyata terhadap kemajuan olahraga daerah.
PMB menilai momentum pemilihan Ketua KONI bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan jabatan, melainkan kesempatan menentukan arah pembinaan olahraga Banyuasin ke depan. Oleh karena itu, para calon diharapkan menjadikan kesejahteraan cabang olahraga (cabor), atlet, serta peningkatan prestasi sebagai prioritas utama.
PMB juga menekankan pentingnya menjaga suasana demokratis, sportif, dan kondusif selama proses penjaringan hingga pemilihan berlangsung. Persaingan antarkandidat hendaknya tidak diwarnai saling menjatuhkan, menyerang personal, maupun membangun narasi yang berpotensi memecah belah insan olahraga.
Menurut PMB, setiap kandidat memiliki kesempatan yang sama untuk menawarkan gagasan terbaik. Perbedaan pandangan seharusnya menjadi ruang adu program dan kualitas kepemimpinan, bukan menjadi alasan untuk menciptakan konflik.
“Yang paling penting adalah bagaimana KONI Banyuasin ke depan mampu memperjuangkan kebutuhan cabang olahraga, memperhatikan kesejahteraan atlet, serta menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan. Jangan sampai energi kita habis untuk saling menjatuhkan, sementara persoalan olahraga justru terabaikan,” demikian pesan PMB.
PMB berharap Ketua KONI Banyuasin terpilih nantinya mampu menjadi pemimpin yang inklusif, merangkul seluruh cabang olahraga, membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, serta membuka ruang partisipasi bagi generasi muda.
Selain itu, PMB mendorong agar proses pemilihan berlangsung transparan, profesional, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Siapa pun yang terpilih diharapkan dapat bekerja secara kolektif demi meningkatkan prestasi olahraga Banyuasin.
PMB menegaskan, kemenangan dalam pemilihan bukanlah tujuan akhir. Yang jauh lebih penting adalah kemenangan olahraga Banyuasin, kesejahteraan atlet dan cabor, serta lahirnya prestasi yang membanggakan daerah.
Persatuan Mahasiswa Banyuasin (PMB)
BANYUASIN – Menjelang pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyuasin, Persatuan Mahasiswa Banyuasin (PMB) berharap seluruh kandidat dapat mengedepankan gagasan, visi, dan komitmen nyata terhadap kemajuan olahraga daerah.
PMB menilai momentum pemilihan Ketua KONI bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan jabatan, melainkan kesempatan menentukan arah pembinaan olahraga Banyuasin ke depan. Oleh karena itu, para calon diharapkan menjadikan kesejahteraan cabang olahraga (cabor), atlet, serta peningkatan prestasi sebagai prioritas utama.
PMB juga menekankan pentingnya menjaga suasana demokratis, sportif, dan kondusif selama proses penjaringan hingga pemilihan berlangsung. Persaingan antarkandidat hendaknya tidak diwarnai saling menjatuhkan, menyerang personal, maupun membangun narasi yang berpotensi memecah belah insan olahraga.
Menurut PMB, setiap kandidat memiliki kesempatan yang sama untuk menawarkan gagasan terbaik. Perbedaan pandangan seharusnya menjadi ruang adu program dan kualitas kepemimpinan, bukan menjadi alasan untuk menciptakan konflik.
“Yang paling penting adalah bagaimana KONI Banyuasin ke depan mampu memperjuangkan kebutuhan cabang olahraga, memperhatikan kesejahteraan atlet, serta menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan. Jangan sampai energi kita habis untuk saling menjatuhkan, sementara persoalan olahraga justru terabaikan,” demikian pesan PMB.
PMB berharap Ketua KONI Banyuasin terpilih nantinya mampu menjadi pemimpin yang inklusif, merangkul seluruh cabang olahraga, membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, serta membuka ruang partisipasi bagi generasi muda.
Selain itu, PMB mendorong agar proses pemilihan berlangsung transparan, profesional, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Siapa pun yang terpilih diharapkan dapat bekerja secara kolektif demi meningkatkan prestasi olahraga Banyuasin.
PMB menegaskan, kemenangan dalam pemilihan bukanlah tujuan akhir. Yang jauh lebih penting adalah kemenangan olahraga Banyuasin, kesejahteraan atlet dan cabor, serta lahirnya prestasi yang membanggakan daerah.
Persatuan Mahasiswa Banyuasin (PMB)
![]()












