Banyuasin III, Sriwijayapertama.net – Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus mendorong inovasi pertanian perkotaan melalui pengembangan budidaya melon premium berbasis green house. Asisten l Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Aminuddin, S.Pd.,S.IP.,MM melakukan panen perdana Electrifying Smart Green House melon variates sakata, intanon, the blues, sweet lavender, sweetnet hasil budidaya dengan teknologi modern program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang bertempat di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Banyuasin lll, Kamis (15/10).
Electrifying Smart Green House Melon Desa Tanjung Agung merupakan inovasi sosial melalui program TJSL PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel, sekaligus menjadi yang pertama di Sumatera Selatan. Fasilitas ini memadukan elektrifikasi, sistem pengairan, dan teknologi budidaya untuk meningkatkan produktivitas serta kemandirian masyarakat dalam mengembangkan hortikultura.
Asisten l Aminuddin menyampaikan bahwa program panen melon berbasis Electrifying Smart Green House, merupakan langkah strategis pemerintah dalam mendorong para petani untuk berinovasi memanfaatkan teknologi modern. Pertanian menjadi salah satu sektor utama dalam menyokong perekonomian, sehingga sektor ini menjadi perhatian khusus pemerintah untuk terus ditingkatkan terutama melalui konsep modern.
“Hasil panen perdana melon green house ini sangat melimpah dan berkualitas premium. Inovasi seperti ini perlu terus dikembangkan agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan secara produktif. Konsep ini melibatkan penggunaan teknologi digital, untuk itu petani kita sudah melek terhadap kemajuan teknologi,” katanya.
Jika dikelola dengan tepat, usaha ini terbukti sangat menguntungkan serta ampuh mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan petani. Dari sisi tenaga kerja, sistem ini dinilai tidak terlalu berat karena petani tidak perlu melakukan pencangkulan atau pengocoran secara manual. Alhamdulillah hasil panen ini sudah dipesan oleh supermarket dan outlet di Kota Palembang.
“Maka dari itu program ini luar biasa dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya berharap program ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berkesinambungan dan dikembangkan bersama. Jangan hanya melon, tetapi potensi hortikultura lainnya juga dapat dikembangkan,” harapnya.
![]()












