Sumsel  

PT Aburahmi Perkuat Kolaborasi Cegah Karhutla melalui Program Desa Mandiri Peduli Gambut

PALI -Sumsel,Sriwijayapertama.net- Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan lebih menantang tahun ini, serta sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), PT Aburahmi memperkuat kolaborasi bersama pemerintah desa dan masyarakat melalui Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG).kamis(13/08/2026)

Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama mengingat fenomena El Nino berpotensi memberikan dampak terhadap kondisi musim kemarau tahun ini, termasuk meningkatkan risiko kekeringan dan karhutla di sejumlah wilayah. Dalam situasi seperti ini, upaya pencegahan dan penanganan karhutla tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menghadapi potensi karhutla secara lebih cepat dan efektif.

Melalui program DMPG, PT Aburahmi menyalurkan bantuan perangkat pemadam kebakaran kepada Desa Air Itam dan Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatra Selatan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah dan menangani potensi karhutla sejak dini.

Bantuan diserahkan langsung oleh Manajer PT Aburahmi, Ganda Mulya Utama, didampingi Humas, Marzin Sinaga, dan perwakilan Fire Department, Fran, kepada Kepala Desa Air Itam dan Kepala Desa Air Itam Timur pada 31 Juli 2026.
Ganda Mulya Utama menjelaskan, bantuan perangkat pemadam kebakaran tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya karhutla.

“Kami dari pihak perusahaan terus berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut. Tahun ini tantangannya cukup berat, sehingga penanganan karhutla tidak mungkin dilakukan oleh satu pihak saja. Pencegahan dan kesiapsiagaan harus kita lakukan bersama-sama,” ujar Ganda.

Menurutnya, pencegahan tetap menjadi langkah utama. Namun, ketika potensi kebakaran muncul, kecepatan dalam mendeteksi, melaporkan dan melakukan penanganan menjadi sangat penting agar api tidak berkembang dan meluas.

“Karena itu, kita perlu memperkuat komunikasi dan koordinasi. Ketika ada potensi kebakaran, semakin cepat informasi diterima dan semakin banyak pihak yang bergerak, maka peluang api untuk segera dikendalikan juga semakin besar,” katanya.

Adapun bantuan yang disalurkan kepada masing-masing desa meliputi mesin pompa pemadam, nozzle, selang hisap, serta selang pemadam. Peralatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga siap digunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan kebakaran.

Selain memberikan dukungan kepada desa, PT Aburahmi juga memiliki Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) yang secara khusus dipersiapkan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah operasional perusahaan.
Tim Damkar PT Aburahmi didukung dengan berbagai perlengkapan keselamatan dan pemadaman, antara lain alat pelindung diri (APD), pompa air bertekanan tinggi, mini strike, nozzle, selang pemadam, selang hisap, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.

Kesiapan personel dan peralatan tersebut menjadi bagian penting dari sistem pengendalian karhutla perusahaan, mulai dari pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan apabila terjadi kebakaran. Tim Damkar PT Aburahmi saat ini juga giat melakukan pemadaman pada areal-areal desa yang mengalami kebakaran.
Menurut Ganda, upaya pencegahan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Terlebih dengan tantangan musim kemarau yang ada, diperlukan kesiapan dan kerja sama sejak tingkat tapak.

“Kami berharap bantuan ini bukan hanya menjadi peralatan pemadam, tetapi juga menjadi bagian dari semangat bersama untuk menjaga lingkungan. Kalau kondisi tahun ini memang lebih menantang, maka kekuatan kita adalah kolaborasi. Perusahaan, pemerintah desa, masyarakat dan instansi terkait harus saling mendukung agar setiap potensi karhutla dapat dicegah dan ditangani sedini mungkin,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Air Itam, Agus Salim, dan Kepala Desa Air Itam Timur, Alamsyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Aburahmi atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat desa.
Mereka berharap bantuan tersebut dapat semakin meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya dalam menghadapi musim kemarau dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama antara perusahaan, pemerintah desa, masyarakat dan instansi terkait untuk menjaga lingkungan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla, serta memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Dengan memperkuat sinergi hingga tingkat desa, PT Aburahmi berharap upaya pencegahan karhutla dapat berjalan lebih optimal, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi tantangan musim kemarau tahun ini.

(Usm)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *