Sriwijayapertama.net |Palembang _ Sebanyak 130 peserta didik Yayasan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) AT-Tarbawi Palembang diwisuda.
Acara wisuda berlangsung di Graha Ismawardani, Jalan Siaran No.99, Sako Baru, Kecamatan Sako, Kota Palembang pada Sabtu, (23/05/2026).
H. Achmad Badaruddin, S.Ag.,SH Pendiri sekaligus sebagai Pembina Yayasan AT-Tarbawi melalui Kepala SDIT Tarbawi Renny Susilawati, S.Pd.,M.Pd.,Gr kepada awak media menyampaikan bahwa, wisuda di tahun 2026 ini banyak perubahan dan kemajuan.
Ia juga menjelaskan, biasanya juz 29 dan 30, tapi tahun ini ada juz 1, ditambah lagi dengan adanya Tartil dan Turjuman sehingga membuat peserta wisuda semakin banyak yaitu 130 anak putra dan putri.
Hal senada diperkuat oleh Ketua yayasan Erni Fransiska, S.Pd.I.,Gr.
Ia menjelaskan, sebelum mengikuti acara wisuda, pihaknya terlebih dahulu mengadakan 4 (empat) kali ujian dengan tim penguji semuanya guru Tarbawi. Setelah anak-anak dinyatakan lulus, selanjutnya di uji oleh Ummi Palembang.
“Dengan metode Ummi ini kita diberi kemudahan dan menyenangkan, jadi untuk menghadapi 4 kali ujian, anak-anak setiap harinya selalu belajar,” pungkas Erni.
Adapun peserta terbaik wisuda 2026 untuk Tartil diraih oleh Daffa mufazzal Kamran, terbaik Turjuman diraih oleh R.A. Fakhira Shakilla, terbaik Juz 1 diraih oleh M. Achazia Fathan Kalani, terbaik Juz 29 diraih oleh Syakirah Azmi dan terakhir terbaik Juz 30 diraih oleh Raffa Al Gahazali.
Dalam acara tersebut, turut hadir beberapa tamu kehormatan diantaranya, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumatera Selatan
Dr. Drs. H. Sunarto, M.Si, Kabag Kesra Sodikin, S.E.,M.Si dan Pengawas Dinas Dendidikan Kota Palembang Arsi Astini, S.Pd.
Sedikit penjelasan, Metode Ummi Palembang adalah sistem pembelajaran Al-Qur’an yang menitikberatkan pada pendekatan membaca secara tartil sesuai kaidah ilmu tajwid, dipadukan dengan manajemen mutu yang sistematis dan menyenangkan. Pendekatan ini juga fokus membangun kedekatan emosional (hati) antara guru dan santri.
(CH)
![]()












