Wapres Didampingi Gubernur Dan Walikota, Tinjau Proyek Pembangunan Pabrik PSEL di Kota Palembang

Sriwijayapertama.net Palembang – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka didampingi Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr H Herman Deru SH MM bersama Walikota Palembang, Drs H Ratu Dewa MSi meninjau langsung progres pembangunan pabrik Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), Kamis (16/7/2026).

Pabrik PSEl tersebut berlokasi di Jalan Jend Satibi Darwis, Keramasan Kecamatan Kertapati Kota Palembang Provinsi Sumsel dikelola oleh PT Indo Green Power (IGP) yang merupakan perusahaan asal China.

Kunjungan Wapres RI tersebut untuk memastikan pembangunan Pabrik PSEl yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional itu berjalan sesuai target sekaligus mendorong percepatan penyelesaiannya.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka melihat secara langsung perkembangan pembangunan fasilitas yang nantinya akan mengolah sampah di Kota Palembang menjadi energi listrik ramah lingkungan.

Wali Kota Palembang, H Ratu Dewa mengatakan, terdapat sejumlah arahan penting yang disampaikan Wapres, terutama terkait transisi regulasi serta dampak sosial-ekonomi yang harus dirasakan masyarakat sekitar.

Menurutnya, Wapres menekankan pentingnya penyesuaian kebijakan dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 menuju Perpres Nomor 109 Tahun 2025. Perubahan regulasi tersebut mencakup aspek pembiayaan, kelembagaan, hingga percepatan penyelesaian pembangunan fisik proyek.

“Beberapa hal yang menjadi penekanan dari Bapak Wakil Presiden adalah seluruh proses peralihan dari Perpres Nomor 35 Tahun 2018 ke Perpres Nomor 109 Tahun 2025, baik dari sisi pembiayaan, kelembagaan, maupun percepatan pembangunan fisik,” ujarnya.

Pemerintah Kota Palembang akan terus memperkuat koordinasi dengan kementerian terkait, pemerintah provinsi, instansi teknis, serta Danantara agar proses transisi regulasi berjalan lancar dan tidak menghambat penyelesaian proyek.

“Selain aspek regulasi, Wapres juga memberikan perhatian besar terhadap manfaat ekonomi yang akan dirasakan masyarakat terkait keberadaan pabrik PSEL ini,” katanya Dewa

Lanjut Dewa sampaikan bahwa Wapres meminta agar proyek PSEL tidak hanya berorientasi pada pengelolaan sampah, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi warga lokal, meningkatkan kapasitas masyarakat melalui edukasi, serta mendorong pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Beliau juga menekankan agar dampak ekonomi bagi masyarakat benar-benar diperhatikan, mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal, edukasi kepada masyarakat, hingga pemberdayaan UMKM di sekitar kawasan proyek,” ungkapnya.

Terkait infrastruktur pendukung, Dia juga ungkapkan, telah berkomunikasi langsung dengan Gubernur Sumsel agar akses jalan menuju lokasi PSEL menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov).

“Untuk jalan penghubung menuju lokasi ini, saya sudah berbicara dengan Pak Gubernur. Insya Allah akan menjadi prioritas Pemprov untuk dilakukan perbaikan sehingga akses menuju fasilitas ini semakin baik,” katanya Dewa.

Mengenai perkembangan pembangunan, Ratu Dewa menyebut progres fisik proyek saat ini telah mencapai lebih dari 91 persen dan optimistis dapat segera memasuki tahap operasional setelah seluruh pekerjaan rampung.

Sementara itu, Manager PT. IGP, Satriawan dengan sapaan akrabnya, Ming mengucapkan terima kasih, atas dukungan dan sinergi yang terjalin antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan PSEL Palembang.

Menurutnya, fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi salah satu proyek percontohan nasional dalam pengelolaan sampah berbasis teknologi menjadi energi listrik.

“Karena ini menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah di Indonesia, Bapak Wapres meminta agar progres pembangunan terus ditingkatkan sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi,” ujarnya.

Terakhir Dia tambahkan bahwa dengan beroperasinya pabrik PSEL ini, akan berdampak positif ganda yang mampu menuntaskan masalah penumpukan sampah, menekan emisi gas rumah kaca dan menghasilkan energi terbarukan yang menambah pasokan listrik.

“Semoga dengan beroperasinya Pabrik PSEL, kedepannya dapat memberikan dampak positif baik bagi masyarakat maupun Pemerintah Kota Palembang,” tutupnya Ming (Ril/Iin P).

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *