Banyuasin,Sriwijayapertama.net- Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin melaksanakan kegiatan Sosialisasi Rabies di Kecamatan Banyuasin III pada tanggal 11 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya mewujudkan program Banyuasin Bebas Rabies Tahun 2028. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dan memperkuat sinergi antar instansi dalam pencegahan serta pengendalian rabies di wilayah Kabupaten Banyuasin. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat berperan aktif dalam mendukung target Banyuasin Bebas Rabies 2028 secara berkelanjutan.
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran penting dalam pengendalian rabies. Dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin hadir Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Ibu Warsi, S.P., M.P. Selain itu, turut hadir perwakilan Polsek Banyuasin III, Aipda Fadeli; perwakilan Koramil 430-01/Pangkalan Balai, Serda Ronald; Camat Banyuasin III, Bapak Santo, S.Sos., M.Si.; serta perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin, Ibu Hj. Eni Diana, S.K.M., S.Keb.
Peserta kegiatan juga terdiri dari Kepala Puskeswan Sembawa, Kepala RPH Mainan, seluruh lurah dan kepala desa se-Kecamatan Banyuasin III, kepala UPTD puskesmas di wilayah kecamatan tersebut, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kementerian Pertanian, serta Pendamping Petugas Teknis Peningkatan Produksi Peternakan (PPTPPP). Kehadiran ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kolaborasi yang kuat untuk mendukung keberhasilan program pengendalian rabies di Kabupaten Banyuasin.
Tujuan utama penyelenggaraan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan mengenai pentingnya pengendalian rabies serta menumbuhkan semangat kolaborasi lintas sektor. Pengendalian rabies tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah, aparat keamanan, tenaga kesehatan, tenaga kesehatan hewan, pemerintah desa, dan masyarakat. Dengan kerja sama yang solid, upaya pencegahan dan pengendalian rabies dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Ibu Warsi, S.P., M.P. menyampaikan rencana program vaksinasi rabies yang akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Banyuasin III. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan program vaksinasi sangat bergantung pada dukungan dan kerja sama seluruh pihak, terutama pemerintah desa dan masyarakat. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ibu Hj. Eni Diana, S.K.M., S.Keb. dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin yang dalam sambutannya menjelaskan mengenai bahaya rabies pada manusia, dampak yang dapat ditimbulkan apabila tidak segera ditangani, serta langkah-langkah penanggulangan yang harus dilakukan apabila terjadi kasus gigitan hewan penular rabies.
Sebagai narasumber utama, Medik Veteriner drh. Haudina Rahma Kladia memaparkan materi mengenai definisi rabies, gejala klinis pada hewan dan manusia, cara penularan, berbagai fakta penting terkait penyakit rabies, serta upaya pencegahan dan pengendaliannya. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa rabies merupakan penyakit yang sangat mematikan, namun dapat dicegah melalui penanganan yang tepat pada hewan maupun manusia. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk optimis dalam mewujudkan program Banyuasin Bebas Rabies (BEBERES) Tahun 2028 melalui peningkatan kesadaran masyarakat dan pelaksanaan vaksinasi secara berkelanjutan.
Pada akhir kegiatan, Camat Banyuasin III mengajak seluruh lurah, kepala desa, dan stakeholder yang hadir untuk bersama-sama berkomitmen mewujudkan Banyuasin Bebas Rabies Tahun 2028. Beliau menekankan pentingnya pendataan hewan penular rabies seperti anjing, kucing, dan kera di setiap wilayah desa dan kelurahan, mengingat pemerintah desa merupakan pihak yang paling memahami kondisi wilayah masing-masing. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk secara aktif melakukan vaksinasi rabies pada hewan peliharaannya sebagai langkah nyata dalam melindungi kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan dari ancaman penyakit rabies.
Editor ; ida
![]()












