Banyuasin, SriwijayaPertama.net- Rencana pelaksanaan street boxing yang akan digelar di Gedung Olahraga Pangkalan Balai dalam waktu dekat ini menuai berbagai protes dari beberapa kalangan.
Terutama, protes tersebut keluar dari Pertina Kabupaten Banyuasin, sebab diduga pelaksanaan Kejuaraan street boxing tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya kepada pihak-pihak berwenang di Kabupaten Banyuasin.
“Kami sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) sebab rencana street boxing ini sudah lama mau digelar dan proposal sudah beredar kemana-mana,”Kata, Fitri Yanti. Sekretaris Pertina Kabupaten Banyuasin.
Ditambahkannya, bila tidak ada pihak yang memberikan rekomendasi izin pelaksanaan kegiatan tersebut , sebab dikhawatirkan legalitas dari panitia pelaksana dipertanyakan.
“Kami sepakat dengan pihak-pihak yang tidak memberikan rekomendasi kegiatan tersebut, sebab kami khawatir bila terjadi cedera atau meninggal siapa yang tanggung jawab, “Ujarnya.
Ditegaskannya, street boxing yang akan melaksanakan kegiatan sudah diundang sebanyak 2 kali oleh Pertina Sumsel pada 8 Februari dan 20 Februari di Kantor KONI Sumsel.
“Pengprov Pertina Sumsel mengundang Pertina Kabupaten Banyuasin dan Street boxing untuk duduk bersama membahas rencana mereka ini , namun kami datang mereka tidak hadir memenuhi undangan oleh Pengprov Pertina Sumsel,”Tegasnya.
Dirinya menyatakan, pihaknya tidak menutup diri bagi siapa saja yang ingin melaksanakan kegiatan namun harus dengan etika dan tata krama seperti bersilaturahmi dengan orang-orang yang memiliki kepentingan.
“Pada dasarnya kami tidak menghalangi siapa saja yang ingin melaksanakan kegiatan, tapi harus dengan etika dan tata krama seperti menyampaikan legalitas cabang olahraga yang di naungi oleh KONI Banyuasin, “Tukasnya.
Senada dikatakan oleh Ketua Periyadi, Ketua Umum Kick Boxing Banyuasin bahwa mereka tidak mengetahui kegiatan yang akan digelar, dan diduga panitia serta street boxing tersebut bukan dibawah naungan mereka.
“Blm ada kabarnya, dibawah naungan apa juga mereka, kami tidak tahu apa dari KONI, kormi, atau dicabor boxing atau kickboxing,”Singkatnya.
![]()












