BANYUASIN, SRIWIJAYAPERTAMA.NET —Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, diduga alergi dengan wartawan. Oknum kepala sekolah ini melarikan diri saat awak media ingin bersilaturahmi dan konfirmasi kepadanya.
Menurut laporan, kepala sekolah ini selalu berpesan kepada bawahannya jika ada yang mencarinya, jawab dengan “Kepala Sekolah tidak ada”. Hal ini terjadi saat awak media online mendatangi SMPN 1 Sembawa dengan tujuan bersilaturahmi dengan Kepala Sekolah.
Ketua LSM Nusantara Express, Ismail Abdullah, menyangkan atas kejadian tersebut. Ia merasa kecewa dan meminta agar APH inspektorat, Dinas pendidikan Kabupaten Banyuasin turun tangan dalam permasalahan kinerja oknum kepala Sekolah SMPN 1 Sembawa.
“Kepsek SMPN 1 Sembawa tidak mentaati aturan Undang-undang No.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Kami menilai jika ada oknum Kepala Sekolah SMPN 1 Sembawa yang menghindari wartawan berarti ada yang tidak beres di sekolah yang dipimpinnya,” tegas Ismail Abdullah.
LSM Nusantara Express meminta Dinas Terkait, Kabupaten Banyuasin memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin untuk menegur dan mengambil tindakan tegas terhadap Kepala Sekolah yang terkesan alergi dengan wartawan.
“Seharusnya Kepala Sekolah SMPN 1 Sembawa memahami tupoksi dari para jurnalis sebagai kontrol sosial dengan tujuan untuk kepentingan konsumsi publik dan semua elemen masyarakat banyak, yang telah diatur oleh Undang-undang Pers Nomor 40 tahun 1999,” tambah Ismail Abdullah.
Redaksi:
![]()












