Pemdes Lubuk Lancang Bagikan Bantuan Beras Bulog

Banyuasin,Sriwijayapertama.net – Pembagian beras bulog untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang termasuk katagori masyarakat miskin, jompo serta masyarakat prasejahtera telah dilaksanakan oleh Pemerintahan Desa Lubuk Lancang, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, di kantor desa setempat.

Adapun beras bulog yang disalurkan sebesar 10 kilogram untuk setiap. Pembagian beras bulog ini merupakan tahap yang ke III untuk bulan Desember Tahun 2024. Bantuan ini untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama dalam hal pangan.

Kades Lubuk Lancang Rusdi Tamrin, mengatakan, beras Bulog yang di salurkan kepada masyarakat agar manfaat diharapkan dapat membantu meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan. “Bantuan ini juga kami tekankan pada masyarakat miskin dan jompo,” tutur Rusdi Tamrin

“Program bantuan beras bulog ini cukup membantu masyarakat dengan tantangan situasi ekonomi saat ini. Sehingga ketepatan penerima manfaat juga terus dipantau agar program bisa efektif dan efisien,” timpal Rusdi Tamrin, Rabu (11/12 /2024).

Dikatakan Rusdi Tamrin, bahwa bantuan beras 10 kg untuk setiap KPM merupakan program kementrian sosial bersama Bulog untuk ketahanan pangan dan juga mengendalikan harga beras di pasaran yang melonjak.

Oleh karena itu, saya menghimbau kepada masyarakat Beras bansos ini, sebaiknya bisa dimanfaatkan untuk meringankan beban ekonomi keluarga.
“Jangan sebaliknya justru KPM malah menjualnya kepada para pengepul beras Bulog yang berkeliaran setiap ada penyaluran program beras Bulog,” harap dia.

Pasalnya kata Rusdi Tamrin, dengan menjual beras tersebut, Itu tindakan bukan meringankan justru membuat kerugian setiap keluarga dengan yang berdampak pada Stunting di setiap rumah tangga.

“Jadi, dengan adanya program bantuan beras Bulog yang di salurkan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Lubuk Lancang ini, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terhindar dari rawan pangan,” ujar dia.

Sementara itu, Kasi Kesejahteraan sosial (Kesos) Tabrani mengatakan, adapun penyaluran beras Bulog yang telah dilaksanakan dengan penjadwalan yang ketat agar proses distribusi berjalan dengan efisien dan adil.

“Bantuan beras Bulog ini kami salurkan kepada 246 KPM dan setiap KPM yang akan mengambil beras tersebut dengan menunjukan KTP dan KK asli guna untuk dicocokkan dengan data yang telah tercatat di berita acara serah terima (Basti),” ungkap Tabrani.

 

Pewarta : anton

Editor : ida

Redaksi : Sriwijayapertama.net

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *