Banyuasin,Sriwijayapertama.com — Pembangunan embung desa di Desa Bengkuang Kecamatan Suak Tepeh Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) kualitasnya diragukan, alias diduga asal jadi.
Pembangunan embung yang bersumber dari APBN Dana Desa Bengkuang Tahun 2024, dengan volume pembangunan 17×17 meter, yang menggelontorkan anggaran sebesar Rp80.000.000, itu kualitasnya diragukan masyarakat.
Pantauan dilapangan, Rabu (13/11/2024) tampak pembangunan embung tersebut rampung dikerjakan. Akan tetapi warga meragukan kualitas pembangunan embung kecil itu.
“Saya menilai proyek tersebut tidak sesuai perencanaan, apalagi saat sekarang ini musim penghujan bisa jadi tanggul embung rentan jebol dan rusak,” kata warga nisial E.
Sementara, Kepala Desa (Kades) Bengkuang Ahmad Azairin mengatakan, informasi yang disampaikan oleh warganya kepada awak media tidak valid.
“Kenyataan karena dalam pembangunan embung ini ada pendamping desa, ada seluruh BPD, ada tokoh masyarakat, itu semua usulan masyarakat dari tahun 2019 baru terbuat di tahun 2024,” katanya saat di konfirmasi wartawan.(Tim)
![]()












