Pali  

Pemerintah Desa Panta Dewa Menggelar Sosialisasi Adaptif Terhadap Iklim

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 41;

PALI – Sumatera Selatan Sriwijayapertama.net

Pemerintah Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Gelar kegiatan Sosialisasi Desa Adaptif Terhadap Perubahan Iklim, Jum’at (18/07/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor Desa Panta Dewa dan di hadiri Oleh Edy Irwan, SE.,M.Si., Kadin PMD PALI, Emilya, S.Sos.,M.Si., Camat Kecamatan Talang Ubi, Lihan S.T, M.Si, Dinas Lingkungan Hidup, Bhabinsa, Reva Yanti,S.Si.,S.Pd.,M.Pd, TA PM Kab. PALI, Bhabinkamtibmas, Wandra Kepala Desa Panta Dewa, Perangkat Desa, Ketua BPD berserta Anggota, LPMD, Satlinmas, serta Masyarakat Desa Panta Dewa.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya mendukung atas perubahan terhadap iklim tingkat desa, guna mendukung perencanaan pembangunan yang adaptif terhadap perubahan iklim.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam upaya pengembangan desa tangguh iklim serta memastikan integrasi data risiko iklim dalam perencanaan pembangunan yang berkelanjutan.

Saat di konfirmasi Awak Media Wandra Kepala Desa Panta Dewa menyampaikan, “Pemerintah Kabupaten berperan aktif dalam mendukung program pembangunan berkelanjutan. Kegiatan seperti ini harus terus dikembangkan karena perubahan iklim adalah tantangan global yang berdampak langsung pada ketahanan desa. Kami mengapresiasi keterlibatan semua pihak,”jelasnya.

Lebih lanjut Wandra Menjelaskan, “Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten PALI dalam mengimplementasikan pembangunan yang inklusif dan berwawasan lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan Desa dari berbagai risiko bencana iklim yang kian nyata.”tutupnya.

(Us)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *