Banyuasin, Sriwijayapertama.net — Himpunan Mahasiswa Banyuasin (HIMBA) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kaderisasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda melalui kegiatan *Latihan Dasar Sedulang Setudung* (LDSS) yang digelar di Dekranasda Rumah Anjungan Banyuasin, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta dari kalangan generasi muda dan mahasiswa Banyuasin dari berbagai kampus yang ada di Palembang bahkan di Banyuasin sendiri. LDSS menjadi wadah pembinaan kader HIMBA sekaligus sarana penguatan wawasan sejarah dan identitas daerah Banyuasin.
Rangkaian kegiatan ini diikuti oleh beberapa insan intelektual yang ada di 21 kecamatan, ini tentunya menjadi sarana bagi kader untuk membawa aspirasi dari setiap desa masing-masing.
Ketua Umum HIMBA, Joni Iskandar, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan LDSS tidak hanya berfokus pada pengembangan organisasi, tetapi juga memuat nilai-nilai edukasi yang berbasis budaya dan pengetahuan lokal Banyuasin.
“Dalam rangkaian LDSS HIMBA tentunya bermuatan ilmu pengetahuan yang berbasiskan budaya lokal mulai dari hal yang mendasar seperti sejarah Banyuasin bahkan dari hal yang paling sederhana, ilmu pengetahuan generasi muda terkait filosofi logo Banyuasin dan arti Sedulang Setudung. Oleh karena hal inilah yang membuat HIMBA berbeda dan berkontribusi bagi daerah dari sisi pengetahuan lokal generasi muda,” ujar Joni.
Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Banyuasin dapat melihat sisi positif dari gerakan edukasi budaya lokal yang dilakukan HIMBA agar dapat menjadi perhatian bersama dalam membangun karakter generasi muda.
“Dan harapan besar bagi HIMBA terhadap pemerintah Banyuasin agar mampu melihat sisi positif ini agar menjadi budaya yang perlu diedukasikan ke generasi muda khususnya anak-anak yang tumbuh di Banyuasin,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kabid PAUD Dinas Pendidikan Banyuasin, Joko, mengapresiasi konsistensi HIMBA dalam membantu pemerintah melalui edukasi berbasis kearifan lokal kepada generasi muda.
“Agar kiranya HIMBA terus konsisten membangun dan membantu pemerintah dari sisi pengetahuan yang berbasiskan lokal diperuntukkan ke generasi muda. Tentunya ini akan menjadi rekomendasi bagi kami Dinas Pendidikan untuk menjadi program inti di ranah pendidikan dan ini sangat penting bagi anak-anak kita yang ada di Banyuasin sebagai generasi penerus,” ungkapnya.
Melalui kegiatan LDSS tersebut, HIMBA berharap mampu melahirkan kader-kader muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan organisasi, tetapi juga memiliki pemahaman kuat terhadap sejarah, budaya, dan identitas daerah Banyuasin sebagai bekal membangun daerah di masa depan.
![]()












