Pali  

Masyarakat Desa Air Itam Berharap dibangun Jembatan Penyeberangan

Sriwijayapertama.net, PALI – Sumsel-Masyarakat Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), hingga kini masih menghadapi kesulitan serius dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya untuk menuju lahan pertanian mereka yang berada di seberang sungai.

Ketiadaan jembatan penyeberangan membuat warga terpaksa menempuh cara yang tidak mudah, bahkan berisiko. Mereka harus berenang atau memutar dengan jarak yang cukup jauh hanya untuk sampai ke kebun yang menjadi sumber penghidupan utama.

Padahal, di seberang sungai tersebut terbentang ratusan hektare lahan perkebunan milik warga, mulai dari karet hingga kelapa sawit. Potensi ekonomi yang besar itu belum bisa dimanfaatkan secara maksimal karena akses yang terbatas.

Sudir, salah satu warga Desa Air Itam, mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung lama dan sangat menyulitkan masyarakat, terutama saat air sungai sedang pasang.

“Warga sangat kesulitan dalam mengangkut hasil pertanian. Apalagi saat air pasang tinggi, kami terpaksa berenang untuk menyeberang,” ujarnya saat dibincangi awak media, Jumat (03/04/2026).

Menurutnya, keberadaan jembatan penyeberangan akan membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat. Selain mempermudah akses ke lahan pertanian, jembatan juga akan memperlancar transportasi dan memangkas jarak tempuh secara signifikan.

“Kalau ada jembatan, tentu akan sangat membantu kami. Tidak hanya memudahkan ke kebun, tapi juga mempercepat distribusi hasil pertanian,” tambahnya.

Masyarakat Desa Air Itam pun berharap besar kepada Pemerintah Kabupaten PALI agar dapat segera merealisasikan pembangunan jembatan penyeberangan, khususnya di wilayah Ilir Danau. Infrastruktur tersebut dinilai menjadi kebutuhan mendesak demi menunjang aktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Bagi warga, jembatan bukan sekadar penghubung dua wilayah, melainkan harapan untuk kehidupan yang lebih layak dan aman. (US).

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *