Sumsel  

Massa Laskar Prabowo 08 Meminta Komisi 3 DPRD Sumsel Bentuk Tim Untuk Usut Dugaan Kredit Fiktif Dan Kredit Macet di BSB

Palembang.sriwijayapertama.net – massa tergabung dalam Laskar Prabowo 08 Sumatera Selatan (Sumsel) gelar aksi demo di Halaman Gedung DPRD Provinsi Sumsel, Jalan Kapten A Rivai Kecamatan Ilir Barat Satu Kota Palembang, Rabu (7/1/2026).

Aksi tersebut digelar terkait dugaan kredit fiktif tahun buku 2016 – 2017, tahun 2018 – 2020 dan tahun 2021 – 2023 pada PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan yaitu Bank Sumsel Babel (BSB)

Hal ini disampaikan oleh Ketua Laskar Prabowo 08 Sumsel, Feriyandi SHDM yang mengatakan bahwa melalui aksi tersebut pihaknya telah menyampaikan bukti-buktinya kepada Ketua Komisi 3 DPRD Provinsi Sumsel.

“Bukti-bukti adanya dugaan kredit fiktif tersebut, telah kami berikan kepada Ketua Komisi 3 DPRD Provinsi Sumsel, Tamtama Tanjung yang didampingi Wakil Ketua, M Nasir SSi dan anggotanya, diantaranya H Bembi Perdana ST dan Sri Mulyadi SE MSi,” katanya.

Ia beberkan bahwa dugaan kredit fiktif tersebut selain di kantor pusat juga terjadi dibeberapa cabang BSB diantaranya Cabang Lubuk Linggau, Pangkalan Balai, Prabumulih, Pangkal Pinang, Manggar dan Pembantu Bandara Mas.

“Dalam aksi hari ini, kita sampaikan tidak hanya dugaan pemberian kredit fiktif tetapi juga adanya kelebihan Pembayaran atas Pengadaan dan Pelaksanaan Pekerjaan Pengelolaan Gedung Bank Sumsel Babel Kantor Pusat, Cabang pangkal pinang, Baturaja dan Pagar Alam,” bebernya Feri.

“Selain itu juga adanya pemberian Remunerasi, Tunjangan, dan Fasilitas kepada Dewan Komisaris yang diduga tidak Sesuai Ketentuan,” tambahnya.

Lanjut Feri ungkapkan bahwa adanya dugaan kerugian negara terhadap perhitungan kemampuan keuangan daerah untuk pemberian kredit pinjaman daerah Kabupaten Empat Lawang yang Tidak Sesuai Ketentuan, sebesar Rp 86,5 miliar.

“Dalam hal ini tentunya membebankan pemerintahan Kabupaten Empat Lawang. Oleh karena itu kami meminta Kejaksaan Tinggi untuk memeriksa Bupati Empat Lawang pada masa itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia sampaikan beberapa tuntutan dalam aksi demo tersebut diantaranya meminta Kejaksaan Tinggi Sumsel untuk mengusut tuntas Kredit Fiktif dan Kredit Macet tersebut di BSB.

“Berdasarkan bukti-bukti tersebut, kami juga meminta Komisi 3 DPRD membentuk tim untuk mengusut tuntas permasalahan dugaan kredit fiktif dan macet yang terjadi di BSB, karena selaku pengawas,” ucapnya Feri.

Sementara Ketua Komisi 3 DPRD Provinsi Sumsel, Tamtama Tanjung mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dari Laskar Prabowo 08 Sumsel yang telah menyampaikan aspirasinya secara tertib, karena hal tersebut merupakan bagian dari demokrasi.

Pihaknya menyambut baik tuntutan dari pada rekan-rekan dari Laskar Prabowo 08 Sumsel, terutama masalah kredit fiktif dan macet yang terjadi di BSB tersebut.

“Kami selaku anggota Komisi DPRD Sumsel yang bermitra langsung dengan BSB, akan segera menindaklanjuti dan memanggil pihak manajemen untuk menanyakan terkait hal ini, karena fungsi kami adalah sebagai pengawasan,” tutupnya Tamtama (Iin P).

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *