Palembang.sriwijayapertama.net – Badan Narkoba Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan (Sumsel) gelar konferensi pers dengan awak media, Selasa (23/12/2025) terkait capaian kinerja selama Tahun 2025.
Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Hisar Siallagan SIK yang didampingi Kabid Berantas, Kombes Pol Basani R dan Plh Kabag Umum.
Brigjen Pol Hisar Siallagan mengatakan bahwa sesuai dengan Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto, pencegahan dan pemberantasan narkoba, menjadi program prioritas ke-6 dari 17 program prioritas nasional.
Sebagai langkah nyata dalam mewujudkan transformasi bangsa, Pencegahan dan Pemberantasan merupakan hal utama yang dilakukan oleh pemerintah, semaksimal mungkin untuk menutup semua celah yang memungkinkan terjadinya penyelundupan narkoba.
“Dalam hal ini, pencegahan dan pemberantasan peredaran dan penggunaan narkoba harus dilakukan secara tepat sasaran dan menyeluruh yang dimulai dari kesadaran dalam keluarga,” katanya
Untuk kinerja dibidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, BNNP Sumsel bersama 9 BNNK jajarannya telah membentuk relawan untuk mewujudkan program prioritas nasional yaitu Desa atau Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar).
“Relawan tersebut kita pilih sebanyak 50 orang disetiap Desa yang akan diikutkan dalam pelatihan. Saat ini sudah terbentuk 11 Desa atau Kelurahan dengan jumlah relawan sebanyak 580 orang,” ujar Hisar.
Dalam rangka untuk mengembangkan inovasi Desa Bersinar di Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin, BNNP Sumsel sudah melaksanakan penyuluhan kepada perangkat Desa dan masyarakat.
“Kegiatan penyuluhan tersebut kita laksanakan pada, Mei 2025 yang lalu di 15 Desa yaitu Cala, Rantau Keroya, Tanjung Agung Timur, Petaling, Lais, Teluk, Epil, Purwosari, Teluk Kijing 1, Teluk Kijing II, Teluk Kijing III, Tanjung Agung Utara, Tanjung Agung Barat, Tanjung Agung Selatan dan Lais Utara,” bebernya.
Lanjut pihaknya juga telah melaksanakan program ketahanan keluarga anti narkoba dengan melatih 40 keluarga, terdiri dari orang tua dan anak di Desa dan Kelurahan Bersinar.
“Dalam program ini, orang tua kita berikan penguatan melalui pelatihan, untuk menjadi orang tua yang baik, agar anaknya mempunyai daya tahan atau imun untuk menolak ajakan orang atau temannya memakai narkoba,” terangnya Hisar.
Di bidang pendidikan BNNP Sumsel telah melaksanakan program pelatihan softskill di 12 SMA/SMK dan 2 Perguruan Tinggi yang ada di Kota Palembang.
“Dalam program ini, BNNP Sumsel telah melatih guru dari 12 SMA/SMK terkait penguatan kegiatan kelompok siswa anti narkoba. Sedangkan untuk di perguruan tinggi kita melatih dosen dan mahasiswa untuk membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Anti Narkoba,” ungkapnya.
Lebih lanjut Hisar ungkapkan bahwa BNNP juga telah melakukan penyuluhan terkat Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
“Dalam program ini, kita telah melakukan penyuluhan kepada seluruh siswa (SD, SMP dan SMA), mahasiswa dan komunitas sebanyak 159 kali dengan total audien 42.140 orang,” jelasnya.
Selain itu BNNP Sumsel juga melaksanakan program implementasi Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) di Universitas Katolik Musi Charitas, SMA Harapan Palembang, SMAN 8 Palembang, SMK Lingua Prima Indralaya, SMA IT Izzudin Palembang dan SMA IT Al Furqon.
“Dalam program ini, kita memasukan materi pelajaran anti narkoba dibeberapa mata pelajaran dan kuliah. Dalam hal ini BNN Republik Indonesia sudah melakukan MoU dan kerjasama dengan Kemendikdasmen RI,” imbuhnya Hisar.
Terakhir Hisar sampaikan capaian kinerjanya dalam bidang rehabilitas dan Jajaran, BNNP Sumsel telah merehabilitasi penyalahguna narkoba di lembaga rehabilitasi pemerintah dan komponen masyarakat yang ada di Sumsel sebanyak 2696 orang.
Selain itu untuk mempercepat layanan BNNP Sumsel telah membentuk 14 unit layanan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) dengan melibatkan 82 agen pemulihan.
“Pada Tahun 2025, layanan pasca rehabilitasi berjumlah 300 orang. Sedangkan layanan penerbitan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkoba (SKHPN) oleh BNNP Sumsel dan jajaran sebanyak 15122 SKHPN,” tandasnya Hisar (Iin P).
![]()












